Dulu saat kuliah, kalau mau praktik teknik cetak, ya ke Pusat Grafika Indonesia (Pusgrafin), karena mesinnya lebih lengkap dan lebih baru dibanding fasilitas yang dimiliki kampus gw di Lebak Bulus. Dan seiring bertambahnya (atau berkurangnya) usia, Pusgrafin pun menemui akhir hayatnya. Pusgrafin telah berpulang untuk selamanya.
