pesulap itu bernama sotosop   3 comments

kehadiran Adobe Photoshop bagai keajaiban ilmu sihir yg mampu memesona setiap mata yg menikmatinya dan mengundang decak kagum.  program aplikasi yg biasa digunakan dibidang senirupa ini hadir hampir tanpa tandingan.  cara kerjanya: sebuah image (gambar atau foto) di-scan, di-cropping, diubah warnanya menggunakan efek saturation, bereksperimen dgn efek grafis dari yg sederhana hingga 3D yg canggih, lalu …. “simsalabim abrakadabra“, jadilah sebuah image baru yg fantastis, futuristis, canggih, abstrak atau cenderung aneh.

program komputer grafis Adobe Photoshop dilengkapi berbagai peralatan (tools) dan fitur-fitur yg sangat canggih, sehingga membuat orang yg tidak berbakat atau sekolah senirupa mampu menghasilkan desain yg menarik, apalagi bagi mereka yg belajar khusus desain grafis atau perwajahan dan punya modal kuat sejak lahir, alias berbakat seni.  teknik memanipulasi foto adalah yg paling digemari, apalagi dewasa ini jumlah pengguna hape berkamera dan media pertemanan terus meningkat secara signifikan.  di fesbuk ada yg foto kepalanya dipasangkan ke tubuh Superman yg serba berotot dan kancutnya diluar, Mendadak Macho.

estetika memang jadi senjata pertama dan ampuh buat mencuri perhatian pembaca sebuah materi visual.  namun sebenarnya yg lebih penting (dalam kegiatan komunikasi) adalah PESAN yg harus disampaikan.

apakah pesan utama mudah dilihat dan dibaca, menonjol dibanding elemen-elemen lain?

apakah pesan utama mudah dipahami atau dimengerti maksudnya?

apakah pesan disampaikan secara lengkap, sederhana dan jelas?

apakah penggunaan elemen-elemen tambahan seperti gambar, foto, aikon, simbol, warna, pemilihan tipografi makin memperkuat pencitraan sesuai yg diharapkan?

apakah pemilihan gaya bertutur dan desain sudah disesuaikan dengan pembaca (khalayak sasaran)?

jadi, bermain-main dengan efek canggih saja tidak cukup jika pesan yg ingin diceritakan ke orang lain tidak juga dimengerti maksudnya.  atau …. tatap mata saya saja, the master ?

Advertisements

Posted 9 April 2010 by cyanpapyrus in cetakoffset

Tagged with , , ,

3 responses to “pesulap itu bernama sotosop

Subscribe to comments with RSS.

  1. *simsalabim abrakadabra* …pertama kali berkenalan dengan SOTOSOP, saya langsung jatuh hati pada-NYA…

  2. Pingback: gaya formalitas di acara reuni « Cyan Papyrus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: