bermain media = bermain bumerang   Leave a comment

(Tulisan Ketiga dari Trilogi bertema: “Komunikasi”)

dalam trilogi ini gw akan mengangkat 3 hal yg menurut gw paling penting dalam kegiatan berkomunikasi, yaitu alasan, konten dan saluran media.  gw memulainya dari hal terakhir, yaitu saluran media.

sadarkah elo jika Facebook, milis dan blog termasuk media?  sama halnya seperti suratkabar, radio, televisi, papan reklame raksasa (billboard), poster dan lainnya.  sama pentingnya, karena bisa memberi pengaruh atau dampak yg besar dan luas, entah pengaruh baik maupun buruk.  perlu dijadikan pertimbangan utama bahwa apapun yg kita lakukan melalui sebuah media harus dipikirkan dan bisa bermanfaat bagi orang lain, bukan sebaliknya.

Facebook (FB) sering disebut media pertemanan, atau salah satu jejaring media sosial.  kita bisa menemukan teman lama, teman sekolah atau kuliah dulu.  dimulai dari menemukan satu orang, lalu bertambah jadi puluhan nama bisa kita kumpulkan dalam waktu singkat.  dimulai dari cerita nostalgia masa lalu, update status masa kini, hingga diskusi prospek kerjasama demi masa depan.  satu hal yg kadang tak disadari adalah, apa pun yg kita lakukan di FB ditonton oleh puluhan hingga ribuan pasang mata orang yg baru kita kenal, atau tidak kenal sama sekali.  sebagian besar mereka pun bakal bingung dengan ‘kelakuan’ elo yg gak nyambung dengan mereka.

‘narsis’ dan ‘eksis’ adalah dua kata yg sering menggambarkan kelakuan kita dalam menggunakan FB sebagai media.  diterima atau tidak itu gak penting, ‘it’s all about Me, dude’.  makanya FB disebut juga media pribadi (personal media).  semoga kita tidak pernah melupakan musibah yg dialami artis Luna Maya dan Prita si ratu koin ketika khilaf saat memanfaatkan media pribadi mereka.  media hanyalah alat atau kendaraan, saluran atau wadah yg dapat kita gunakan untuk berkomunikasi dengan orang lain, atau dunia diluar diri kita.  namun sekumpulan massa diluar sana bisa saja tak sependapat dengan kita dan kita tak kan mampu mengendalikan situasi saat mereka menyerang balik, dan kita hanya seorang diri.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: