Archive for May 2010

sayap-sayap dila print   3 comments

salah-satu syarat menjadi seorang pengusaha adalah ‘keberanian’.  dari modal inilah DILA PRINT (DP) didirikan, 13 tahun lalu.  DP adalah sebuah usaha di bidang percetakan yg dibangun oleh Apri Haris, seorang pemuda, mantan Menwa ATGI.  usaha yg kini cukup besar ini bukan diwariskan, tetapi berkat keberanian untuk mandiri, kerja keras dan buah dari kejujuran.  berkat doa dan dukungan penuh dari kedua orangtua, istri tercinta serta abangnya, membuat Apri berhasil membesarkan DP, perlahan tapi pasti. Read the rest of this entry »

Posted 29 May 2010 by cyanpapyrus in cetakdigital

Tagged with , , ,

cetak pada kain [5]   Leave a comment

Lanjutan dari metode teknik pencetakan pada kain:

15. Tie Dyeing

Pada Tie Dyeing, kain diikat pada bagian yang diharapkan untuk menjadi motif, pengikatan ini bertujuan untuk menghalangi warna. Dalam industri skala lebih besar, motif yang dihasilkan oleh teknik ini dapat direproduksi dengan baik dengan teknik Roller Printing. Read the rest of this entry »

cetak pada kain [4]   1 comment

lanjutan dari metode teknik pencetakan pada kain:

10. Electrostatic Printing

Merupakan pengembangan yang dipatenkan oleh sebuah perusahaan Swiss ‘Herbelain & Co.’, yaitu proses dari mencampur serbuk pewarna dengan bahan yang mempunyai sifat elektrostatis tinggi. Serbuk itu kemudian disebar atas screen yang telah memuat motif. Kemudian kain yang telah dimuati elektrostatis tinggi dilewatkan bawah screen tersebut. Kain akan menarik serbuk pewarna sesuai dengan motif screen, kemudian serbuk-serbuk ini akan difiksasi dengan pemanasan infra merah. Read the rest of this entry »

cetak pada kain [3]   3 comments

(Red: lanjutan)

6. Transfer Printing

Sesuai dengan namanya, teknik ini mentransfer motif dari satu permukaan ke permukaan lain.

Transfer printing yang banyak dikenal adalah, emblem yang disetrika ke atas permukaan kain untuk menempelkan motifnya. Yang mana, motif pada emblem tersebut dibuat dari pigment yang dibungkus oleh paraffin atau thermoplastic yang ketika dipanaskan akan meleleh dan menempel pada permukaan kain. Pigment transfer ini kurang memuaskan hasilnya karena kain menjadi kaku dan mudah luntur ketika dicuci.

Cara yang lebih efektif dari transfer printing adalah mentransfer desain dari kertas ke kain dengan cara penguapan. Prinsip dasar dari teknik ini adalah Dry Heat Transfer dan Wet Heat Transfer. Read the rest of this entry »

cetak pada kain [2]   1 comment

(Red: lanjutan)

Sementara itu, jika dilihat dari metodenya, teknik pencetakan dapat dibedakan sebagai berikut:

1. Block Printing

Ini adalah metode yang kuno dan kurang efektif secara biaya dan waktu pengerjaan. Untuk membuat Block Printing, desain motif dipahat terlebih dahulu pada kayu atau metal, kemudian pewarna disapukan di permukaan block kemudian diaplikasikan di atas kain.

Block Printing ini masih dapat kita jumpai pada pembuatan batik cap. Read the rest of this entry »

kenapa harus diganti?!   3 comments

ya, kenapa logo Metro TV harus diubah?  apakah logo sebelumnya sudah tampak kurang menarik?  ataukah ada seorang perancang grafis yg berhasil merayu bos Media Group?  atau Metro TV berubah dari tivi berita menjadi tivi khusus potitik atau segmen enterpreneurship? Read the rest of this entry »

Posted 24 May 2010 by cyanpapyrus in cetakoffset

Tagged with , , ,

cetak pada kain [1]   3 comments

Cetak Sablon pada kaos mungkin sudah diakrabi oleh teman-teman semua, namun bagaimana halnya dengan cetak di atas kain yang bukan cetak sablon sederhana?  Pada prinsipnya, proses pencetakan motif di atas kain dalam skala industri, memiliki kesamaan dengan proses pencetakan pada kertas.  Tiap warna memiliki tabungnya sendiri-sendiri. yang menjadi perbedaan besar adalah materialnya yang sangat mempengaruhi proses pencetakan, dan tindakan finishing. Read the rest of this entry »

Posted 22 May 2010 by cyanpapyrus in cetakoffset

Tagged with , , , ,