sayap-sayap dila print   3 comments

salah-satu syarat menjadi seorang pengusaha adalah ‘keberanian’.  dari modal inilah DILA PRINT (DP) didirikan, 13 tahun lalu.  DP adalah sebuah usaha di bidang percetakan yg dibangun oleh Apri Haris, seorang pemuda, mantan Menwa ATGI.  usaha yg kini cukup besar ini bukan diwariskan, tetapi berkat keberanian untuk mandiri, kerja keras dan buah dari kejujuran.  berkat doa dan dukungan penuh dari kedua orangtua, istri tercinta serta abangnya, membuat Apri berhasil membesarkan DP, perlahan tapi pasti.

berikut wawancara CyanPapyrus (CP) dengan Apri Haris di ruangan kantornya yg sejuk di jl. Baru, Kebayoran Lama (26/5).

CP:       “anda alumni angkatan berapa?”

Apri:     “saya masuk ATGI tahun1993.”

CP:       “cita-cita sejak kecil?”

Apri:     “pilot.”

CP:       “lalu kenapa sekarang terjun dibidang cetak-mencetak?” (*penasaran*)

(mulailah Apri bercerita sejarah lahirnya DP, dimulai kisah sedih tentang cita-citanya untuk menjadi penerbang yg kandas sebelum take-off).

“saking kuatnya keinginan untuk menjadi pilot, hingga 3 kali saya daftar dan gagal (seleksi masuk sekolah) di PLP Curug.  saat mau mendaftar yg keempat kalinya, Ayah saya (kini almarhum) akhirnya melarang.  beliau menyarankan agar saya masuk ATGI saja.”

(Ayahnya, Alm. Bp. Syamsudin Daniel adalah karyawan Yayasan Lektur dan dosen yg mengajar ‘Penjilidan’.  Ibunya seorang staf di RS Fatmawati, seorang pegawai pemerintahan).

“meski pendaftaran tahun ajaran baru sudah ditutup, saya tetap menyusul daftar.  akhirnya saya berhasil kuliah di ATGI.  sambil kuliah, saya mencoba mencari pengalaman kerja.  karir pertama saya bangun di Port-folio, sebuah perusahaan desain dan repro yg punya seperangkat komputer sangat canggih (waktu itu) di 1993.  disinilah awal saya belajar berbagai program aplikasi desain grafis (Macintosh dari Apple) selama 2 tahun.

lalu saya pindah ke Selaras, mencari pengalaman kerja di perusahaan percetakan dan repro.  sebelum akhirnya saya memutuskan untuk memiliki usaha sendiri (1997).  saat saya keluar, baik dari Port-folio maupun Selaras, saya pamit baik-baik, sehingga hubungan dengan para mantan bos saya tetap baik hingga sekarang.

saat saya merintis usaha ini (1997), usia saya 24 tahun dan baru saja menikah.  dimulai dengan menawarkan jasa setting dan menyewa ruko kecil.”

CP:       “sekarang mesin cetak apa saja yg dimiliki DP?”

Apri:     “yg pasti mesin cetak 4 warna Speed Master menjadi andalan kami (sejak 2008).  selain itu ada mesin toko, Gestetner, GTO 46, GTO 52, 3 mesin Autoprint (buatan India).”  (CP: jawab Apri berapi-api).

CP:       “jumlah Karyawan DP hingga hari ini?”

Apri:     “40 orang.”  (dijawab dengan tegas).

CP:       “apa keunggulan DP dibanding percetakan lain?”

(tidak usah jauh-jauh, sebelah kiri-kanan kantor DP berjejer percetakan juga).

Apri:     “kami buka 24 jam, Senin hingga Sabtu.  kami juga menerapkan konsep layanan One-Stop-Printing, dari Desain, Setting, Output film, Proof-print (cetak-coba) dengan Docu-print hingga Printing.”

CP:       “bagaimana cara anda memasarkan (jasa) DP?”

Apri:     “punya 3 orang khusus Marketing, dan sedang mempersiapkan sebuah website.  sebentar lagi online (CP: janjinya).  tentunya situs itu akan berfungsi seperti company profile.  company profile versi cetak juga sedang diperbarui.”

CP:       “motto DP?”

Apri:     “menservis kastemer (CP: customer) sebaik mungkin, agar puas, lalu datang dan datang lagi.”

CP:       “filosofi hidup?  motto pribadi untuk sukses?”

Apri:     “saya senang memotivasi karyawannya untuk maju, mandiri. dan kelak bisa merintis usaha sendiri.  masa’ selamanya mau jadi bawahan terus?”

(ilmu bijak ini diserap Apri dari pengalaman selama bekerja dengan kedua ex-bos-nya, yg telah berhasil  membuka jalan kesuksesan buat Apri).

CP:       “last question, ente gabung di komunitas apa saja?”

Apri:     “baru 3, anggota IFTF, karena sy hobi mancing;  Community N250, klub Kawasaki Ninja riders;  dan Perbakin.  saya punya senapan sendiri.  kalo mau coba, ikut saya pas latihan.” (CP: wah, serem, eh… seru!).

wawancara pun disudahi.

bang Apri, makasih atas wawancaranya.

Advertisements

Posted 29 May 2010 by cyanpapyrus in cetakdigital

Tagged with , , ,

3 responses to “sayap-sayap dila print

Subscribe to comments with RSS.

  1. gw nyetak harganye diskon, yeh om Apri.
    ….ahaaaayyyy………

  2. Pingback: komunitas hobi yg sukses bikin event ke-3 « Cyan Papyrus

  3. Pingback: terbang dari kebayoran lama hingga new york « Cyan Papyrus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: